Alasan Kenapa Harus Memiliki Strategi Investasi Saham

Alasan Kenapa Harus Memiliki Strategi Investasi Saham

Salah satu hal yang penting untuk Anda perhatikan saat memulai berinvestasi saham yaitu mempelajari strategi investasi saham terlebih dahulu. Tujuannya yaitu tidak hanya untuk meningkatkan investasi Anda agar profitable, selain itu juga bisa membantu Anda untuk mengurangi risiko.

Dewasa ini, investasi seperti saham menjadi salah satu produk penanaman modal yang populer di dunia, termasuk di Indonesia. Bahkan menurut polling dari New Harris, yaitu aplikasi bernama Stash, 80 persen generasi milenial saat ini menanamkan modalnya di investasi saham.

Kenapa Harus Punya Strategi Investasi?

Saat ini proses pembuatan rekening saham dan dana cenderung mudah dan murah. Di Indonesia, ada sekitar kurang lebih 84,75 juta jiwa dari total penduduk merupakan kelompok usia produktif atau generasi Y, yang sekarang dikenal dengan istilah generasi milenial. Itu artinya, investasi saham sudah semakin mudah untuk dibeli.

Meski begitu, pengetahuan awal mengenai dunia investasi saham, wajib dimulai dari pengetahuan dasar, yaitu kapan harus membeli dan kapan harus menjual saham. Strategi yang menjadi pengetahuan dasar ini wajib dimiliki oleh setiap investor yang ingin terjun.

Alasan kenapa harus punya strategi agar Anda bisa melakukan jual beli saham di waktu yang tepat untuk mengurangi risiko maupun meningkatkan keuntungan.

Waktu yang Tepat Membeli Saham

Hal pertama yang harus Anda ketahui yaitu kapan waktu yang tepat untuk membeli saham. Terkait waktu yang tepat untuk membeli saham, Anda bisa melihatnya dari dua hal yaitu berlandaskan pada analisis fundamental dan teknikal.

Untuk lebih jelasnya, berikut kami paparkan kedua istilah tersebut dan pengertiannya di bawah ini:

Analisis fundamental: analisis yang mengacu pada pendekatan kondisi ekonomi, politik, atau melihat trend perkembangan usaha.

Analisis Teknikal: analisa saham yang dilakukan menggunakan pendekatan pergerakan saham pada suatu rentang waktu, termasuk didalamnya adalah harga dan fluktuasinya, dan juga melalui informasi mengenai titik tertinggi dan terendah dari.

Mengenal Istilah-Istilah pada Investasi Saham

Selain strategi, Anda juga harus mengenal istilah-istilah pada investasi saham yang sering digunakan. Hal-hal yang harus Anda ketahui pertama yaitu profil dan tingkat likuiditas perusahaan, fluktuasi di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tren market, dan masih banyak lainnya.

Istilah pada investasi saham juga bisa membantu Anda untuk menerapkan strategi seperti apa yang ingin Anda aplikasikan. Dengan begitu, berinvestasi lebih mudah dan menyenangkan dengan mengenal banyak hal terlebih dahulu.

3 Strategi Investasi Saham untuk Pemula

Untuk para pemula yang baru mau terjun di investasi ini, berikut kami sudah merangkum 3 strategi yang bisa coba Anda aplikasikan. Berikut penjelasan tentang ketiga strategi tersebut:

  1. Buy on Weakness

Strategi yang pertama ini merupakan strategi yang tergolong mudah untuk dipahami. Strategi ini mengacu pada proses pembelian pada saat ketika harga saham sudah turun ke level tertentu yang aman untuk Anda beli.

  1. Buy If/On Breakout

Strategi ini juga masih mengacu pada jual beli saham. Buy if/on breakout adalah strategi membeli pada saat harga saham berhasil menembus level tertentu atau naik menembus resistance (level tertingginya).

  1. Buy on Retracement

Strategi berikutnya yaitu buy on retracement yaitu membeli saham setelah terjadi breakout atau harga bawah. Saham yang berhasil breakout biasanya akan langsung mengalami kenaikan yang kencang, sehingga berpotensi meningkatkan keuntungan.

Demikian informasi seputar strategi investasi saham yang harus Anda perhatikan dan Anda aplikasikan. Bagi Anda yang berinvestasi, Anda bisa memilih MOST by Mandiri Sekuritas.