Penyebab Perubahan Iklim, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Penyebab Perubahan Iklim, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Umumnya, perubahan iklim kerap disebut pemanasan global. Hal ini karena akibat peningkatan gas rumah kaca yang terjadi pada lapisan atmosfer untuk jangka waktu tertentu. Sebagai informasi, penyebab perubahan iklim cukup beragam dan dampaknya cukup luas bagi manusia. Jadi, pastikan Anda membaca artikel ini sampai selesai.

Faktor Penyebab Perubahan Iklim

Seperti kita tahu, iklim terus berubah karena adanya interaksi antar komponen. Selain itu, ada juga faktor eksternal seperti variasi sinar matahari, erupsi vilkanik, atau faktr lain akibat ulah manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil, perubahan penggunaan lahan, dll. Kemudian, apa saja faktor yang dapat mengakibatkan terjadinya perubahan iklim?

Salah satunya adalah efek gas rumah kaca. Selain itu, perubahan iklim juga bisa terjadi akibat pemanasan global. Faktor lain yang mungkin menyebabkan perubahan iklim adalah rusaknya lapisan ozon. Bahkan kerusakan fungsi hutan juga dapat mengakibatkan perubahan iklim. Lalu, fenomena perubahan iklim juga bisa terkait dengan penggunaan CFC atau Cloro Flour Carbon yang tak terkontrol. Satu lagi, gas buang industri pun turut menjadi penyebab terjadinya perubahan iklim.

Dampak Perubahan Iklim

Jika perubahan iklim terjadi terus-menerus, nantinya akan terjadi dampak yang dirasakan oleh kehidupan manusia. Apa saja dampaknya? Dampak yang pertama adalah curah hujan yang tinggi. Karena penyebab perubahan iklim yang terjadi dalam jangka waktu lama, hal ini juga bisa berdampak pada musim kemarau Panjang, khususnya di Indonesia yang hanya punya 2 musim.

Kemudian, volume air yang meningkat akibat es di kutub mencair juga termasuk salah satu dampak dari terjadinya perubahan iklim. Bahkan, angin puting beliung termasuk bencana alam yang bisa disebabkan oleh perubahan iklim. Terakhir, dampak lain dari terjadinya perubahan iklim adalah sumber air yang semakin berkurang. Oleh karenanya, kita harus sama-sama menjaga bumi kita dari perubahan iklim agar dampak pemanasan global bisa dikurangi.

Mengatasi Perubahan Iklim dari Diri Sendiri

Untuk mengatasi perubahan iklim, Anda bisa memulai dari diri sendiri. Selain memilah sampah, Anda juga harus dilarang membuang paper cup isi air ke tempat sampah, menjadikan sisa makanan sebagai pupuk kompos, menghemat listrik, membuat biopori, membawa kantong belanja sendiri, meggunakan sapu tangan dibanding tisu, dan membawa botol minuman sendiri. Semuanya dilakukan dengan tujuan meminimalisir adanya sampah baru.

Kurangi Dampak Perubahan Iklim Bersama Nestle

Setelah membahas penyebab perubahan iklim, mari kita Bersama-sama mengurangi dampaknya. Tak mau tinggal diam, Nestle juga turut membantu dengan penggunaan kemasan berlogo FSC, melalui program KASIH, bekerjasama dengan WWF Indonesia untuk rehabilitasi hutan, bergabung dalam Project STOP, malaksanakan program volunteering bebersih sungai, mendirikan PRAISE untuk pengelolaan sampah, dan masih banyak lagi.